Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), bencana kekeringan sangatlah rentan terjadi hampir di seluruh wilayah Indonesia saat ini, khususnya wilayah Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara. Bahkan, terhitung sejak Agustus sampai September ini, beberapa titik di Indonesia kerap dilanda bencana yang dominan seperti kebakaran hutan dan lahan.
Meski kebakaran hutan, lahan, dan kekeringan bukanlah tipe bencana yang signifikan merenggut korban jiwa maupun korban luka, tapi bencana ini memiliki dampak yang langsung terasa oleh masyarakat, yaitu terdapatnya krisis air bersih di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebutkan bahwa mayoritas wilayah di Indonesia, atau sebanyak 32 dari total 34 provinsi tengah dilanda efek dari El Nino. Hal tersebut berdasarkan pantauan cuaca yang dilakukan oleh BMKG, di mana tingkat intensitas hujan di Indonesia berada di bawah 100 mm per bulan.
Nahasnya, BMKG menyebutkan bahwa Indonesia masih akan terus dipengaruhi oleh El Nino bahkan sampai awal 2024. Itu artinya kekeringan yang melanda masyarakat Indonesia akan berlangsung cukup lama.
Mari ambil langkahmu dalam mengatasi kekeringan di Indonesia dengan turut menyalurkan air bersih bersama kami!

