
Serangan pandemi COVID-19 memberi dampak besar pada seluruh aspek kehidupan, tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Di saat kegiatan ekonomi dan perkantoran sudah diperbolehkan untuk kembali beraktivitas disertai dengan protokol kesehatan. Justru Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara fisik masih belum dapat dilaksanakan.
Hal tersebut berdasar pada Surat Edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Salah satu poin penting menjelaskan bahwa kegiatan belajar dari rumah secara daring atau online.
Namun sayangnya tidak semua guru dan siswa siap melakukan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) akibat tidak memiliki perangkat komunikasi dan paket kuota internet. Terlebih untuk para guru honorer dan siswa yang berasal dari keluarga ekonomi rentan. Berdasar informasi dari News.Detik.com menyebutkan “Sebanyak 300 ribu (9,35%) siswa TK, SD, dan SMP di Kota Bandung terkendala tidak memiliki sarana belajar online seperti handphone, laptop, atau tablet selama empat bulan dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di rumah”. (Edisi 14 Juli 2020)
Untuk itu dalam menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-75 ini, ayo bersama-sama kita bantu saudara kita, para guru dan siswa-siswi agar tetap semangat mengikuti kegiatan belajar-mengajar melalui Donasi & Wakaf 4in1 GARUDA (GAdget untuk guRU Dan siswA) Donasi terbaikmu akan dialokasikan untuk penyediaan 750 buah smartphone, paket kuota untuk guru dan siswa di daerah Bandung Raya.
Dengan berdonasi, kamu telah menjadi PAHLAWAN GARUDA yang memerdekakan pelajar dari keterbatasan dalam meraih pendidikan. Selain itu kamu juga turut berwakaf dalam program wakaf fasilitas pendidikan. Program ini merupakan kerjasama Wakaf Salman, LPP Salman, Masjid Salman ITB dan Universitas Muhammadiyah Bandung
Penerima manfaat program GARUDA

