Beranda

Program

Kabar Wakaf

Akun

Wakaf Salman

Adzan Magrib Berkumandang, Sholat Dulu Atau Buka Dulu?

Pertanyaan sholat dulu atau buka dulu sering muncul setiap Ramadan. Begitu adzan magrib terdengar, sebagian orang langsung menyantap makanan, sebagian lagi memilih langsung sholat. Lalu sebenarnya, mana yang lebih tepat menurut sunnah?

Agar tidak sekadar ikut kebiasaan, mari kita bahas berdasarkan hadis, penjelasan ulama, dan praktik Rasulullah SAW.

Apa yang Dilakukan Rasulullah SAW Saat Adzan Magrib?

Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi disebutkan bahwa Rasulullah SAW berbuka puasa dengan ruthab (kurma segar). Jika tidak ada, beliau berbuka dengan kurma kering. Jika tidak ada juga, beliau meminum air.

Artinya, Nabi tidak langsung sholat sebelum berbuka. Beliau mendahulukan berbuka dengan sesuatu yang ringan.

Hadis lain yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim juga menyebutkan bahwa manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.

Dari sini kita mendapatkan satu prinsip penting:
Berbuka puasa disunnahkan untuk disegerakan ketika adzan magrib telah masuk.

Baca Juga: Info Adzan Magrib Hari Ini Wilayah Bandung

Jadi, Sholat Dulu Atau Buka Dulu?

Jawaban singkatnya:

Buka dulu (secukupnya), lalu sholat.

Namun, perlu digarisbawahi bahwa yang dimaksud buka dulu adalah sekadar membatalkan puasa, bukan makan besar sampai kenyang.

Praktiknya bisa seperti ini:

  • Mendengar adzan
  • Membaca doa berbuka
  • Makan 1-3 butir kurma atau minum air
  • Lalu menunaikan sholat magrib
  • Setelah itu baru makan utama

Ini yang paling mendekati sunnah.

Kenapa Disunnahkan Menyegerakan Berbuka?

Ada beberapa hikmah di balik anjuran ini.

1. Taat pada Waktu yang Ditentukan

Allah berfirman dalam QS Al-Baqarah ayat 187 bahwa puasa berlangsung sampai datang malam. Ketika matahari terbenam (masuk waktu magrib), kewajiban puasa selesai.

Menyegerakan berbuka berarti mengikuti batas waktu yang Allah tetapkan.

2. Menjaga Kondisi Tubuh

Secara medis, tubuh yang berpuasa seharian mengalami penurunan kadar gula darah. Mengonsumsi makanan ringan terlebih dahulu membantu tubuh kembali stabil sebelum berdiri untuk sholat.

Karena itu, sunnah berbuka ringan justru selaras dengan aspek kesehatan.

3. Menghindari Sholat dalam Kondisi Lapar Berat

Jika langsung sholat dalam keadaan sangat lapar, fokus bisa terganggu. Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan bahwa tidak sempurna sholat ketika makanan sudah dihidangkan dan seseorang menahannya.

Islam mengajarkan keseimbangan: kebutuhan fisik dipenuhi secukupnya agar ibadah lebih khusyuk.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Takjil ‘ala Rasulullah

Kapan Sebaiknya Sholat Dulu?

Meski sunnahnya buka dulu, ada kondisi tertentu yang membuat seseorang bisa memilih sholat dulu, misalnya:

  • Hidangan sudah tersedia lengkap dan dikhawatirkan makan akan terlalu lama
  • Berbuka dilakukan di masjid dengan jadwal tertentu
  • Ada kebutuhan mendesak menjaga waktu jamaah

Namun secara umum, praktik terbaik tetap: membatalkan puasa terlebih dahulu secara ringan.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Dalam praktik sehari-hari, ada dua kecenderungan ekstrem:

  • Langsung makan besar sampai kenyang, lalu sholat terlambat
  • Tidak berbuka sama sekali sampai selesai sholat

Padahal sunnahnya berada di tengah: berbuka secukupnya, lalu sholat tepat waktu.

Jadi, Sholat Dulu Atau Buka Dulu?

Jika adzan magrib berkumandang, jawabannya adalah:

Buka dulu secukupnya, lalu sholat.

Inilah yang dicontohkan Rasulullah SAW. Sederhana, seimbang, dan penuh hikmah.

Ramadan bukan hanya soal menahan lapar, tetapi juga mengikuti sunnah dengan cara yang benar. Dengan memahami urutan yang tepat, ibadah kita menjadi lebih tenang, lebih khusyuk, dan lebih sesuai tuntunan.

Untuk menyempurnakan ibadah puasa dan sholat wajib kita, yuk tunaikan sedekah terbaikmu di Bulan Ramadan melalui Wakaf Salman. Klik tombol di bawah ya!

    • Wakaf Salman
    • Wakaf Salman
    • Wakaf Salman
    • Wakaf Salman
    • Copyright © 2026 Wakaf Salman. All Rights Reserved.