Jika Sobat Wakaf mencari rekomendasi takjil yang sederhana tapi penuh berkah, maka di sini lah jawabannya. Ternyata, sunnah Rasulullah SAW saat berbuka puasa sangat simpel, sehat, dan mudah kita amalkan sampai sekarang.
Takjil bukan soal mewah atau banyaknya menu. Dalam hadis-hadis sahih, Rasulullah SAW justru mengajarkan berbuka dengan yang ringan terlebih dahulu sebelum makan utama. Apa saja sih rekomendasi takjil yang bisa jadi inspirasi kita? Yuk, simak pembahasannya sampai habis!
Daftar Isi
Apa Saja Rekomendasi Takjil yang Sederhana?
1. Kurma
Kurma adalah pilihan utama dalam rekomendasi takjil ala Rasulullah.
Dalam hadis riwayat Abu Dawud dan Tirmidzi disebutkan bahwa Rasulullah SAW berbuka dengan ruthab (kurma segar). Jika tidak ada, beliau berbuka dengan tamr (kurma kering).
Secara kesehatan, kurma:
- Mengandung gula alami untuk mengembalikan energi dengan cepat
- Kaya serat
- Mengandung kalium dan magnesium
Praktis, manis alami, dan sesuai sunnah.
Baca Juga: Sunnah Mandi Wajib dalam Islam, Urutan, dan Ketentuannya
2. Air Putih
Jika kurma tidak tersedia, Rasulullah SAW berbuka dengan air. Air membantu tubuh kembali terhidrasi setelah seharian berpuasa.
Kadang kita tergoda minuman manis berlebihan, padahal air putih sudah cukup untuk memulihkan keseimbangan cairan tubuh secara alami.
Dalam banyak kajian kesehatan, berbuka dengan cairan ringan juga membantu sistem pencernaan bekerja lebih stabil.
3. Susu
Meski tidak secara khusus disebut sebagai menu rutin berbuka, susu termasuk minuman yang pernah dikonsumsi Rasulullah SAW.
Susu mengandung:
- Protein
- Lemak sehat
- Kalsium
Sebagai rekomendasi takjil, susu bisa menjadi alternatif yang mengenyangkan namun tetap ringan sebelum makan utama.
4. Madu
Al-Qur’an dalam Surah An-Nahl ayat 69 menyebut madu sebagai sesuatu yang di dalamnya terdapat obat bagi manusia.
Walaupun bukan disebut spesifik sebagai menu berbuka, madu bisa menjadi tambahan alami untuk minuman takjil, misalnya dicampur air hangat atau lemon.
Manisnya alami, energinya cepat terserap, dan tentu bernilai sunnah dalam pola konsumsi sehat.
5. Roti atau Makanan Sederhana
Dalam kehidupan sehari-hari, Rasulullah SAW dikenal dengan pola makan yang sederhana. Roti gandum atau makanan pokok ringan menjadi bagian dari konsumsi beliau.
Sebagai rekomendasi takjil, prinsipnya adalah:
- Tidak berlebihan
- Tidak memberatkan lambung
- Mengutamakan kesederhanaan
Karena tujuan berbuka adalah mengembalikan energi, bukan langsung “balas dendam” makan besar.
Kenapa Takjil Ala Rasulullah Sederhana?
Kalau diperhatikan, semua menu di atas:
- Mudah didapat
- Sederhana
- Sehat
- Tidak berlebihan
Baca Juga: Kapan Bulan Syawal 2026 Berlangsung?
Secara medis pun, berbuka dengan makanan manis alami dalam jumlah kecil membantu gula darah naik secara stabil sebelum makan utama.
Sunnah ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan, bahkan dalam hal berbuka puasa.
Rekomendasi takjil ala Rasulullah mengajarkan bahwa keberkahan tidak selalu datang dari yang mewah. Kurma dan air saja sudah cukup untuk menghidupkan sunnah.
Di tengah tren war takjil kekinian yang semakin beragam, mungkin kita bisa mulai dari yang sederhana. Menghidupkan sunnah, menjaga kesehatan, dan tetap menikmati momen berbuka dengan penuh syukur.
Setelah mengetahui rekomendasi di atas, mari kita berbagi takjil untuk mereka yang membutuhkan. Sebab di tempat lain, banyak saudara Muslim kita yang tak memiliki makanan untuk menyantap buka. Klik tombol di bawah ya!

