Ini Niat dan Doa Puasa Sunnah yang Shahih

Ini Niat dan Doa Puasa Sunnah yang Shahih

By Rizky Mardiyansyah

06/05/2024

Bagi Anda yang hendak melakukan puasa sunnah, maka tak afdol rasanya jika tidak melafalkan niat dan doa puasa sunnah tersebut. Ya, selain puasa wajib yang dilakukan di Bulan Ramadan, Islam juga menganjurkan umatnya untuk melakukan amalan lain untuk menambah pahala, yaitu, puasa sunnah. Ada banyak puasa sunnah dalam Islam yang bisa kita laksanakan di waktu-waktu tertentu, antara lain puasa senin kamis, puasa daud, dan puasa-puasa lainnya.

Berbeda amalan yang dilakukan, tentu berbeda pula niat dan doa puasa sunnah nya. Meski begitu, bukan berarti keutamaan dan keistimewaannya berbeda. Setiap amalan sunnah yang dilakukan, tentu akan berbalik menjadi pahala yang berlimpah bagi siapapun yang melaksanakannya.

Katakanlah puasa senin kamis, yaitu puasa yang dilakukan setiap hari senin dan kamis. Puasa tersebut dianjurkan oleh Rasulullah, sehingga menjadi suatu puasa sunnah yang pahalanya berlimpah. Tentu niat dan doa puasa sunnah senin kamis memiliki pelafalan yang berbeda dengan puasa sunnah lainnya.

Di pembahasan kali ini, kami akan memberikan lafal niat dan doa puasa sunnah yang shahih dan umum dilakukan oleh umat Muslim. Jadi, bagi Anda yang hendak melaksanakan puasa sunnah, yuk simak terus poin-poin penting dari artikel ini!

Doa Memperoleh Rahmat dan Keberkahan

Sebelum membaca niat dan doa puasa sunnah, ada baiknya kita sebagai makhluk yang tidak luput dari khilaf membaca terlebih dahulu doa rahmat dan keberkahan. Sebab, Allah SWT sangatlah menyukai orang yang berdoa. Terlebih lagi, Allah SWT senantiasa akan menerima taubat dari hamba-Nya yang hendak mengumpulkan pahala dari amalan-amalan sunnah.

Salah satu doa memperoleh ramhat dan keberkahan disebutkan dalam kisah Ashabul Kahfi yang lari dari kejaran raja yang zalim. Kisah dan doa tersebut tercatat dalam Surah Al Kahfi ayat 10:

إِذۡ أَوَى ٱلۡفِتۡيَةُ إِلَى ٱلۡكَهۡفِ فَقَالُواْ رَبَّنَآ ءَاتِنَا مِن لَّدُنكَ رَحۡمَةٗ وَهَيِّئۡ لَنَا مِنۡ أَمۡرِنَا رَشَدٗا

Artinya: “(Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdoa: ‘Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini)’,”

Doa Memperoleh Pahala

Setelah membaca doa untuk memperoleh rahmat-Nya, tidak ada salahnya kita mengucapkan doa-doa selanjutnya, yaitu untuk memperoleh pahala. Karena pada dasarnya, perolehan pahala seorang Muslim sangatlah bergantung dari kebaikan yang kita lakukan di dunia.

Dengan melafalkan doa untuk memperoleh pahala, niscaya kita berserah diri pada Allah SWT atas balasan dari amalan sunnah yang kita lakukan, termasuk puasa sunnah yang kelak akan dilaksanakan setelahnya. Berikut adalah doa untuk memperoleh pahala:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Memberikan Maaf dan Engkau suka memberikan maaf (menghapus kesalahan), karenanya maafkanlah aku (hapuslah dosa-dosaku)." (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Macam-macam Puasa Sunnah

Sebagaimana yang kita ketahui, pahala dari puasa sunnah sangatlah bergantung bagi siapa yang melaksanakannya. Jika seorang Muslim melaksanakan puasa sunnah, maka dia akan mendapatkan pahala berlimpah sesuai dengan yang dijanjikan oleh Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Selain itu, untuk mengetahui lafal niat dan doa puasa sunnah yang akan kita laksanakan, ada baiknya kita mengetahui beberapa jenis puasa sunnah terlebih dahulu. Berikut adalah macam-macam puasa sunnah yang patut kita kenal dan ketahui:

  1. Puasa Syawal
  2. Puasa Arafah
  3. Puasa Senin Kamis
  4. Puasa Daud
  5. Puasa Asyura
  6. Dst

Banyak sekali amalan sunnah termasuk puasa yang bisa kita laksanakan untuk memperoleh pahala dan ridho dari Allah SWT. Meski begitu, niat dan doa puasa sunnah dari masing-masing puasa tersebut bisa jadi atau memang tentu berbeda. Yuk, simak niat dan doa puasa sunnah di bawah ini!

Niat dan Doa Puasa Sunnah

 

Niat Puasa Syawal

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَةِ سِتَةٍ مِنْ شَوَالٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati sittatin min syawwâlin lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku niat puasa sunah Syawal di esok hari karena Allah SWT.”

 

Niat Puasa Arafah

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Arafah esok hari karena Allah ta’ala.” 

 

Niat Puasa Senin Kamis

Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ اْلاِثْنَيْنِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal itsnaini sunnatan lillahi tana’ala.

Artinya: “Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah ta’ala.”

 

Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ الْخَمِيْسِ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu sauma yaumal khomiisi sunnatan lillahi tana’ala.

Artinya: “Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah ta’ala.”

 

Niat Puasa Daud

نَوَيْتُ صَوْمَ دَاوُدَ سَنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma dâwuda lillahi ta'âlâ

Artinya: “Saya niat puasa Daud esok hari, sunnah karena Allah ta'ala.”

 

Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati 'Asyura lillahi ta'ala

Artinya: “Saya berniat berpuasa sunnah Asyura karena Allah ta'ala.”

 

Doa Puasa Sunnah

 

Doa Berbuka yang Shahih

Disebutkan dalam hadis, “Dari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: apabila Rasulullah SAW berbuka, beliau berdoa:

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insya Allah

Artinya: Hilanglah rasa haus dan basahlah uraturat (badan) dan insya Allah mendapatkan pahala” (HR. Abu Dawud).

Itulah tadi niat dan doa puasa sunnah yang shahih untuk bisa kita lafalkan. Perlu kita ketahui, selain puasa, ada banyak amalan sunnah yang bisa kita lakukan untuk memperoleh keberkahan juga pahala yang berlimpah, salah satunya menunaikan wakaf dan infak.

Wakaf adalah sebuah amalan sunnah yang memiliki manfaat berkepanjangan, baik di dunia maupun akhirat. Selain itu, wakaf juga menjadi tonggak modernisasi umat Muslim dengan memberdayakan aset-aset yang terbengkalai menjadi suatu hal yang produktif, yang manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat luas.

Mari tunaikan Wakaf dan Infak terbaikmu melalui Wakaf Salman!

Literasi
Artikel

Bagikan :

Literasi
Artikel
Bagikan

Berita Lainnya

Contact Us

Contact Us