Bagi masyarakat di pelosok, masjid bukan sekadar tempat untuk menunaikan salat. Masjid adalah jantung kehidupan warga. Di sanalah anak-anak belajar mengaji, warga berkumpul, ilmu disampaikan, dan kebersamaan tumbuh setiap harinya.
Namun, bagaimana jika kondisi masjid yang menjadi tumpuan masyarakat itu mulai berkurang fungsinya karena kondisi yang tak lagi layak?
Atap yang perlu diperbaiki, bangunan yang membutuhkan renovasi, hingga fasilitas ibadah yang belum memadai bisa menjadi tantangan tersendiri bagi jamaah.
Di tengah keterbatasan yang ada, memperbaiki masjid bukan hanya soal membangun fisik bangunan. Ini adalah ikhtiar untuk merawat iman, menjaga semangat beribadah, dan menghadirkan tempat yang lebih nyaman bagi masyarakat.
Karena setiap jamaah berhak beribadah dengan nyaman, di mana pun mereka berada. Satu hal yang pasti, menjaga masjid agar tetap layak digunakan membutuhkan kepedulian bersama.
Melalui program Wakaf & Infak Pembangunan Masjid, Wakaf Salman mengajak sahabat semua untuk mengambil bagian dalam ikhtiar memperbaiki rumah Allah, dimulai dari lima titik lokasi:
1. Masjid Ponpes Hidayatul Ihsan
Kp. Cipertani, Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya.
2. Masjid Al Furqon
Dusun Lembur Sawah, Desa Cijeruk, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang.
3. Masjid Baiturrohiem
Gang Asmita, Jalan Hegarmanah Wetan, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung.
4. Masjid An Namin
Panyingkiran Gang Pabrik Es, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.
5. Masjid Baitussyakur
Kampung Bojong, Desa Cikoneng, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.
Yuk, ambil bagian dalam kebaikan ini. Mari bantu hadirkan masjid yang lebih layak, nyaman, dan bermanfaat bagi jamaah!



