Sepanjang September hingga saat ini, BNPB mencatat lebih dari 274 kebakaran hutan dan lahan di 32 provinsi. Dampaknya semakin mengkhawatirkan, dan hak masyarakat untuk menghirup udara bersih semakin terampas.
Kementerian Kesehatan bahkan mencatat akumulasi 333.470 kasus ISPA di wilayah terdampak Karhutla sejak 18 Agustus hingga 21 Oktober 2026.
Ketika udara di luar rumah tercemar, masyarakat membutuhkan tempat berlindung yang memungkinkan mereka menghirup udara lebih bersih, khususnya untuk para bayi, balita, dan lansia.
Besama IA ITB, Wakaf Salman mengajak sahabat sekalian untuk ikut berkontribusi menghadirkan Ruang Bebas Asap, sebuah ruang perlindungan yang dilengkapi sistem filtrasi udara untuk menyaring partikel berbahaya dari asap Karhutla.
Mari saling rangkul sesama warga. Bersama, kita bangun Ruang Bebas Asap dan hadirkan perlindungan bagi masyarakat terdampak Karhutla!



