Wakaf Salman kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung perjuangan kemanusiaan global dengan berpartisipasi dalam misi Global Sumud Flotilla (GSF), sebuah inisiatif internasional untuk menembus blokade Gaza, Palestina.
Sejak sebelum Oktober 2023, Wakaf Salman telah membantu lebih dari 176 ribu penerima manfaat, melalui 50 program yang tersebar di 66 titik di Gaza, Palestina. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan dampak langsung bagi masyarakat terdampak krisis kemanusiaan.
“Wakaf Salman memandang pergerakan Global Sumud Flotilla (GSF) sebagai bentuk nyata solidaritas kemanusiaan global yang melampaui batas geografis dan politik.” ujar Ryan Faisal, selaku Manager of Waqf Development, Wakaf Salman.
Ryan menegaskan, aksi Global Sumud Flotilla (GSF) sekadar aksi simbolik, tetapi ikhtiar kolektif untuk menghadirkan keadilan dan membuka akses kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.
Armada kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) sendiri kembali melanjutkan pelayaran menuju perairan internasional Laut Mediterania dalam misi menembus blokade Gaza. Armada sempat bersandar kembali di Barcelona akibat badai yang melanda perairan Spanyol pascapelepasan awal pada 12 April 2026 di Dermaga Moll de la Fusta.
Baca Juga: Wakaf Salman Kembali Salurkan Bantuan Musim Dingin di Gaza
Dalam pernyataan resminya, GSF mengonfirmasi bahwa armada telah kembali berlayar dari Barcelona setelah penundaan sementara akibat faktor cuaca. Armada tersebut kini telah bergabung dengan sejumlah kapal kemanusiaan lainnya, termasuk dari Greenpeace dan Open Arms, untuk memperkuat misi solidaritas internasional bagi Palestina.
Selanjutnya, armada dari Spanyol akan keluar dari perairan nasional dan bergabung dengan kapal-kapal kemanusiaan lainnya yang telah lebih dahulu berlayar dari Marseilles, Prancis, dalam koordinasi bersama Freedom Flotilla Coalition dan Thousand Madleens. Seluruh armada dijadwalkan akan melanjutkan pelayaran menuju perairan Italia sebagai bagian dari fase mobilisasi multipelabuhan yang melibatkan berbagai negara di kawasan Eropa.
Pelayaran Global Sumud Flotilla telah dimulai sejak 4 April 2026, dengan lebih dari 100 kapal diperkirakan akan terlibat dalam misi kemanusiaan ini, termasuk tiga kapal hasil urunan masyarakat Indonesia sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina.
Partisipasi Indonesia dalam misi ini juga terlihat melalui keterlibatan dua delegasi, yakni Ustadzah Maimon Herawati dan Chiki Fawzi yang turut ambil bagian langsung dalam pelayaran. Sementara itu, Wanda Hamidah mengambil peran strategis dalam jalur advokasi politik di Brussels, Belgia, guna mendorong dukungan internasional yang lebih luas terhadap penghentian blokade Gaza.
“Alhamdulillah perjalanan saat ini lancar. Kami sedang berada lebih dari 200 km lepas pantai Barcelona” ujar Ustadzah Maimon, dalam pesan visualnya kepada para awak media.
Baca Juga: Wakaf Salman dan Street Art Dakwah Menampilkan Instalasi Seni Palestina
Maimon juga mengingatkan para masyarakat Indonesia bahwasanya perkembangan geopolitik memang menyepakati gencatan senjata. Namun, yang sudah-sudah, gencatan senjata selalu digunakan oleh negara musuh untuk terus melakukan genosida.
Terakhir, Ryan dari Wakaf Salman kembali menunjukkan statement nya bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat sipil, lembaga kemanusiaan, serta dukungan lintas negara dalam Global Sumud Flotilla menjadi simbol kuat bahwa solidaritas global terhadap Palestina terus hidup dan bergerak, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Yuk, ikut dukung perjuangan warga Palestina. Klik tombol di bawah, ya!


