Kupas Halal/Haram Vaksin Hingga SWAB Gratis Untuk Masyarakat

Kupas Halal/Haram Vaksin Hingga SWAB Gratis Untuk Masyarakat

By Markom Wakaf Salman

23/08/2021

Di tengah upaya bersama membentuk herd immunity, Wakaf Salman ITB sebuah nazhir di bawah YPM Salman ITB berkolaborasi bersama PT. Bio Farma (Persero) menyelenggarakan acara webinar virtual bertajuk “Vaksin, Halal/Haram?”. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 21 Agustus 2021 atas dukungan Pusat Halal Salman ITB, Pusat Kajian Halal UNISBA, dan Fakultas Kedokteran UNISBA.

Pembicara dalam acara “Vaksin, Halal/Haram?” ialah Prof. Dr. Slamet Ibrahim, DEA., Apt (Ketua Pusat Halal Salman ITB; Sekolah Farmasi ITB), Dr. Apt. M. Rahman Roestan, S.Si., MBA (Direktur Operasi PT Bio Farma (Persero); Dewan Pakar PP Ikatan Apoteker Indonesia), dan Prof. Dr. Nanan Sekarwana, dr.SpA(K), MARS (Dekan Fakultas Kedokteran UNISBA). Acara ini bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memahami vaksin dari sudut pandang medis dan Islam. Untuk kemudian, menepis keraguan yang menjadi polemik di ruang publik tentang vaksinasi untuk tubuh manusia, serta menjawab ketakutan masyarakat untuk divaksinasi.

Acara dipandu oleh Dr. Maya Tejasari, dr., M.Kes (Kepala Pusat Kajian Halal LPPM UNISBA) sebagai moderator pematerian dan diskusi. Pembahasan merujuk kepada bagaimana kehadiran vaksin sebagai bagian dari penanganan pandemi Covid-19. “Perlu diingat, vaksin bukanlah obat dari Covid-19, tetapi jika masyarakat banyak yang divaksinasi, maka penyebarannya akan sedikit, begitu pun dengan sebaliknya. Maka diharapkan dengan pemberian edukasi ini, masyarakat dapat segera melaksanakan vaksinasi” tuturnya.     

Prof. Dr. Slamet Ibrahim, DEA., Apt menjelaskan tentang halal atau haramnya teknologi vaksinasi dalam sudut pandang Islam. Ia mengungkapkan, “Vaksin yang halal adalah yang sudah memenuhi persyaratan mutu dan keamanan, serta berkhasiat untuk tubuh manusia. Di Arab Saudi, vaksin diperbolehkan dalam keadaan darurat tentunya dengan melihat bahan-bahan yang ada didalamnya”.

         Vaksin halal dikonsumsi atau disuntikkan ke dalam tubuh dengan melihat bahan-bahan yang menjadi komponen inti dalam pembuatan vaksin tersebut. Beliau mengatakan dalam fatwa MUI, bahwa vaksin yang halal harus terbebas dari bahan yang haram atau najis dan dibuat berdasarkan syari’at Islam. Sementara itu, Dr. Apt. M. Rahman Roestan, S.Si., MBA menyampaikan tentang pentingnya teknologi vaksinasi untuk Indonesia pada zaman sekarang dan zaman yang akan datang. 

Kita sangat memprioritaskan penyebaran vaksin untuk segera menanggulangi wabah ini dan masih kita uji bersama-sama rekan ilmuan serta mengedepankan kebijakan halal, karena kita harus menyiapkan diri terhadap kemungkinan yang akan terjadi dengan munculnya varian-varian baru. Sangat wajib bagi kita untuk mengadakan sertifikasi halal terhadap uji klinis yang sedang dikerjakan untuk menjamin keamanan dan memenuhi persyaratan” tutur beliau.

         PT. Bio Farma (Persero) juga memberikan penjelasan bahwa vaksinasi yang tersedia di Indonesia sudah memenuhi standar kualitas, memenuhi riset, dan juga bergandengan bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI). Selain mengedukasi masyarakat melalui vaksinasi ini, PT. Bio Farma (Persero) juga mensponsori Salman ITB yang merupakan sentra vaksinasi, untuk melaksanakan SWAB gratis pada 23 Agustus 2021 di area Masjid Salman ITB.

SWAB gratis ini berbeda dari biasanya karena menggunakan alat khusus yang menunjang metode pengambilan sampel yang non-invasif. Bukan lagi dengan dicolok ke hidung oleh tenaga kesehatan, melainkan cukup berkumur dengan cairan khusus yang disediakan lalu dicampur dengan larutan collection buffer untuk diekstraksi dan diuji PCR. Cara ini dianggap lebih aman karena bisa dilakukan sendiri oleh masyarakat.

Atas terselenggaranya berbagai usaha Salman ITB bersama unsur-unsur di dalamnya, PT Bio Farma (Persero) dan pihak-pihak lainnya yang juga mendukung webinar “Vaksin, Halal/Haram?”, Wakaf Salman mengucapkan terima kasih. Kita semua berharap, ikhtiar ini dapat mempermudah jalan kita untuk keluar dari pandemi secepatnya dengan hasil yang maksimal. Semoga ke depannya, akan lebih banyak lagi langkah baik yang bisa kita lakukan bersama-sama.

Masyarakat dapat menyaksikan kembali webinar “Vaksin, Halal/Haram?” melalui Channel Youtube Wakaf Salman ITB dan untuk informasi yang lebih lanjut terkait webinar lainnya maupun vaksinasi, bisa mengikuti kabarnya melalui akun Instagram @wakafsalman.itb

Bagikan :

Bagikan

Berita Lainnya

Contact Us

Contact Us