Air adalah sumber kehidupan bagi seluruh makhluk hidup. Bagi sebagian orang, sedekah air atau wakaf sumur adalah hal yang sangat ringan untuk dilakukan. Namun, nyatanya dari bersedekah air atau menunaikan wakaf sumur air bersih menghadirkan banyak manfaat.
Memberikan akses air bersih kepada masyarakat yang membutuhkan tidak hanya membantu kehidupan mereka, tapi menjadi investasi pahala yang tak terputus bagi pemberi. Lantas apa saja sih keutamaan sedekah air atau wakaf sumur air bersih? Yuk simak!
Daftar Isi
Hadis tentang Wakaf Sumur
Kemuliaan dalam wakaf sumur telah dianjurkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dari Sa’id bahwasannya Sa’ad mendatangi Rasul, lalu bertanya,
“Sedekah apa yang paling engkau sukai?” Jawab Rasulullah “Sedekah air.” (HR. Abu Daud dan An-Nasai)
Lantas, mengapa air menjadi sedekah yang paling utama? Karena air dikatakan sebagai sedekah yang lebih utama karena kemanfaatannya yang sangat luas untuk urusan agama dan duniawi.
Baca Juga: Wakaf Air di Bulan Ramadan, Besarkah Pahalanya?
Keutamaan Wakaf Sumur
Wakaf sumur memiliki beberapa keutamaan di antaranya
Pahala jariyah berkelanjutan
Sebagaimana yang telah disebutkan dalam hadits, amalan yang tidak terputus meskipun seseorang telah wafat adalah sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh.
Membantu sesama
Memberikan akses air bersih kepada yang membutuhkan, dapat memberikan kehidupan banyak orang termasuk kebutuhan minum, memasak, hingga kegiatan ibadah seperti wudhu, dan mandi janabah.
Mengurangi kesulitan orang lain
Banyak daerah yang masih mengalami kesulitan untuk mendapatkan air bersih. Dengan berwakaf sumur, kita bisa menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan.
Kisah Tentang Wakaf Sumur
Salah satu hadist terkenal yang menganjurkan wakaf sumur adalah kisah Utsman bin Affan radhiyallah ‘anhu yang mewakafkan sumur Raumah di Madinah.
Dari Utsman bin Affan radhiyallah ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
“Barang siapa yang menggali sumur, maka ia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang memanfaatkannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Bermula saat penduduk Madinah kesulitan mendapatkan air bersih, Rasulullah menganjurkan para sahabat untuk membeli sumur Raumah dari seorang Yahudi agar dapat digunakan oleh kaum Muslim. Utsman bin Affan membeli sumur tersebut dan mewakafkannya untuk umat Muslim di Madinah.
Sampai saat ini, wakaf sumur menjadi salah satu bentuk sedekah yang paling dicari karena manfaatnya yang luas dan pahalanya yang terus mengalir.
Baca Juga: Wakaf Salman Mudahkan Warga NTT Mendapatkan Akses Air Bersih
Terdapat beberapa manfaat dari wakaf sumur di antaranya, dapat mendatangkan ampunan Allah SWT, menjadi pahala yang tidak terputus, dan bisa menjadi solusi bagi saudara kita yang mengalami kekeringan.
Wakaf sumur juga dapat dilakukan atas nama orang tua yang telah wafat. Dengan bersedekah dalam bentuk wakaf sumur atau sumber mata air menjadi amal yang berkepanjangan, pahala yang diperoleh tentu akan mengalir walau orang dermawan telah meninggal dunia.
Dari Sa’ad bin ‘Ubadah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata,
“Wahai Rasulullah, bahwasanya Ummu Sa’ad (ibundaku) meninggal dunia. Sedekah apakah yang afdal untuknya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Sedekah air.” Lantas Sa’ad pun menggali sumur untuk ibunya, lalu ia mengatakan, “Ini sumur untuk Ummu Sa’ad (ibundaku).” (HR. Abu Daud)
Wakaf sumur menjadi salah satu bentuk sedekah jariyah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Wakaf sumur akan membantu orang lain dalam mendapatkan air bersih. Hadits wakaf sumur juga menegaskan betapa besarnya keutamaan sedekah ini dalam Islam.
Oleh karena itu, mari manfaatkan kesempatan ini untuk berbagi kebaikan kepada sesama dan mengukir pahala jariyah yang abadi.
Yuk, klik tombol di bawah untuk menunaikan sedekah air / wakaf sumur!

