Wakaf Salman

Beranda

Program

Kabar Wakaf

Akun

Wakaf Salman

Catat dan Amalkan, Inilah Keutamaan 10 Awal Dzulhijjah!

Keutamaan 10 Awal Dzulhijjah - Memasuki salah satu dari 4 bulan yang mulia, atau biasa disebut dengan Asyhurul Hurum, berbagai umat Muslim tentunya berbondong-bondong untuk melakukan amalan yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Bahkan, tak jarang pula yang dengan sangat bersungguh-sungguh menunaikan setiap amalan dan menggali keistimewaannya.

Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, rahimahullah, dari Ibnu ‘Abbas Radhiyallahu ‘anhuma, Nabi Muhammad SAW bersabda; “Tidak ada hari di mana amal shalih padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini, yakni 10 awal Dzulhijjah. Mereka bertanya: ‘ya Rasulullah, tidak juga jihad fi sabilillah?’ Beliau menjawab: Tidak, kecuali orang yang keluar (berjihad) dengan jiwa dan hartanya, kemudian tidak kembali dengan sesuatu apapun”. Nah, keutamaan 10 awal Dzulhijjah bisa pula dikatakan sangat istimewa karena ada banyak amalan sunnah yang dianjurkan.

Lantas, apa saja sih amalan dan keutamaan 10 awal Dzulhijjah tersebut?

Macam-Macam Amalan 10 Awal Dzulhijjah

Melaksanakan Haji dan Umrah

Amalan 10 awal Dzulhijjah yang pertama adalah menunaikan ibadah haji dan umrah. Hal tersebut ditetapkan berdasarkan berbagai hadits shahih yang menunjukkan keutamaannya, antara lain;

العمرة إلى العمرة كفارة لما بينهما والحج المبرور ليس له جزاء إلا الجنة

“Dari umrah ke umrah adalah tebusan (dosa-dosa yang dikerjakan) di antara keduanya, dan haji yang mabrur balasannya tiada lain adalah Surga“.

Berpuasa Selama Hari-Hari Tersebut

Kemudian, amalan 10 awal Dzulhijah lainnya adalah dengan berpuasa pada hari-hari tersebut, atau sebagiannya, terutama - dan khususnya -, pada hari Arafah.

Takbir dan Dzikir

Sebagaimana firman Allah SWT di Surah Al-Hajj ayat 28, dianjurkan untuk banyak menyebutkan namaNya pada hari-hari yang telah ditentukan (10 awal Dzulhijjah).

Berkurban

Adapun sunnah yang sudah sangat sering kita ketahui di 10 awal Dzulhijjah, yaitu berkurban. Di tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam disunnahkan untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk membeli kambing, lembu, atau unta yang disembelih setelah shalat Idul Adha.

Keutamaan 10 Awal Dzulhijjah

Allah Mencintai Sepuluh Awal Dzulhijjah

Sebagaimana difirmankan dalam Surat Al-Fajr ayat 1 hingga 2, Allah menyebutkan kalimat “Demi Fajar dan Malam yang Sepuluh”, yang mana artinya adalah pada 10 hari pertama yang dicintai Allah ini, merujuk pada 10 Awal Dzulhijjah.

Terdapat Hari yang Agung

Di 10 awal Dzulhijjah, khususnya di hari ke-9 itu sendiri merupakan hari yang agung, yaitu hari Arafah. Maka, disunnahkan bagi yang tidak melaksanakan haji untuk melakukan puasa, agar senantiasa menggugurkan dosa-dosa selama dua tahun.

Islam Disempurnakan di Bulan Dzulhijjah

Allah berfirman pada Surat Al-Maidah ayat 3; 

الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا

“Pada hari ini telah Aku sempurnakan bagi kalian agama kalian, dan telah Aku sempurnakan nikmat-Ku atas kalian, dan Aku telah meridhai Islam itu agama bagi kalian.”

Di ayat tersebut, para ulama sepakat bahwa Allah menurunkan ayatNya di bulan Dzulhijjah saat haji wada’ di Arafah.

Dzulhijjah adalah Bulan Puncak Pelaksanaan Ibadah Haji

Di hari Arafah, umat Islam yang datang dari seluruh penjuru dunia untuk melaksanakan ibadah haji berkumpul di Padang Arafah, demi melakukan prosesi puncak pelaksanaan manasik haji, yaitu wukuf di Arafah.

Nah itulah tadi beberapa amalan dan keutamaan 10 awal Dzulhijjah yang patut kita ketahui. Hingga hari ini, apakah sudah mencatat dan mengamalkan poin-poin tersebut?

 

  • Literasi
  • wakaf
  • Artikel
  • Dzulhijjah
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman