Bye Favorit, Waktunya Sekolah Berkeadilan

Bye Favorit, Waktunya Sekolah Berkeadilan

By Markom Wakaf Salman

21/01/2021

Orang-orang dulu selalu mengejar pendidikan dengan embel-embel sekolah favorit. Mulai dari TK, SD, SMP, SMA harus memiliki nama yang bagus dan terkenal wah di masyarakat. Tujuannya agar anak-anak bisa merasakan privilege yang tidak didapat di sekolah lain.

Mereka yang berhasil akan bangga dan yang gagal masuk ke sekolah favorit ada rasa kesal pada diri sendiri. Tapi hanya sebatas kesal saja, kan? Nggak ada pikiran buat makan orang eh orange karena melihat adanya ketidakadilan yang dilakukan oleh oknum.

Tapi kalau berbicara adanya diskriminasi, semua punya hak untuk diperlakukan adil. Sebab tindakan diskriminasi, kecurangan, apapun itu istilahnya harus diberantas agar ke depan tidak ada lagi generasi yang mengikuti jejak keburukan seperti ini. Tentu saja, selalu ada pihak yang memperjuangkan akan hak anak untuk mendapatkan pendidikan yang berkeadilan di sekolah.

Sejak 2017 lalu, Kementerian Pendidikan mulai menerapkan sistem zonasi. Ini sebagai gebrakan baru yang harus didukung. Sebab ini sebagai upaya untuk meningkatan pemerataan di bidang pendidikan. Mulai dari fasilitas sekolah, guru kompeten, hingga akses yang baik sehingga tidak ada lagi sebutan sekolah favorit dan tertinggal.

Tapi kenapa masih ada yang tidak setuju dengan pelaksanaan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)? Katanya tujuannya berkeadialan, kok masih ada yang menolak? Atau memang di lapangan masih ada murid yang tidak mendapat hak sekolah berkeadilan? Apapun itu alasannya, seluruh anak Indonesia berhak mendapat pendidikan yang sama dan kerkeadilan. Adil seperti apa? ya tadi, guru kompeten ada di setiap sekolah baik kota maupun pelosok dan biasanya yang paling mencolok adalah fasilitas sekolah yang tidak merata.

Maka untuk mewujudkan pendidikan yang berkeadilan khususnya di sekolah yang memang sangat membutuhkan, yuk sama-sama turun tangan. Jadilah guru yang kompeten di bidangnya atau kalau mau bantu memfasilitasi sarana prasaran sekolah melalui Wakaf Salman pun sangat diharapkan. Ini sebagai satu bentuk kontribusi kamu di dunia pendidikan Indonesia.

Artikel

Bagikan :

Artikel
Bagikan

Berita Lainnya

Contact Us

Contact Us