Wakaf Salman

Beranda

Program

Kabar Wakaf

Akun

Wakaf Salman

Bukti Solidaritas untuk Palestina, Inilah 5 Instansi yang Tak Henti Membantu Palestina

Serangan yang dilakukan Israel terhadap saudara kita di Palestina kini betul-betul membuat semua warga di berbagai penjuru negara geram. Permasalahan yang sedang dihadapi Palestina bukan lagi berkaitan dengan agama saja, akan tetapi tentang kemanusiaan. Pengeboman dan penembakan yang dilakukan oleh pihak Zionis Israel telah masuk pada kategori kejahatan perang dan upaya genosida.

Berbagai demonstrasi digalakkan, mulai dari aksi langsung hingga aksi boikot. Hampir semua warga di berbagai negara menunjukkan rasa kemanusiaan dan harapan agar genosida yang dilakukan Israel kepada Palestina segera berakhir. Pasalnya, tidak hanya orang dewasa yang menjadi korban. Ratusan bahkan ribuan anak-anak pun tidak lepas dari kejamnya genosida yang terjadi.

Indonesia dan Palestina memiliki hubungan harmonis sejak lama. Ketika konflik pecah pada awal Oktober tahun lalu, semua lini berusaha menjadi garda terdepan. Pemerintah, Swasta, NGO, hingga mahasiswa dan masyarakat turut mengerahkan tenaga mengumpulkan bantuan terbaik untuk membantu Palestina.

Pada artikel ini, Wakaf Salman telah merangkum beberapa bantuan yang telah dikirimkan oleh Indonesia kepada Palestina.

Kementerian Kesehatan RI

Sepanjang bulan November 2023, Indonesia yang diwakilkan oleh Kementerian Kesehatan telah mengirimkan bantuan sebanyak dua kali ke Palestina. Proses pengiriman dilakukan secara langsung melalui Jakarta ke Mesir, lalu disalurkan ke Gaza melalui jalur darat.

Pada bantuan tahap pertama, Indonesia mengirimkan sebanyak 51.8 ton. Bantuan terdiri dari perlengkapan hygiene kit, makan bergizi, obat-obatan, serta barang logistik lainnya yang dikirimkan menggunakan dua unit Pesawat Hercules milik TNI dan satu unit Pesawat Polri. Bantuan ini berasal dari kerjasama pihak Kementerian Kesehatan bersama dengan Lembaga Swasta dan NGO.

Pada akhir bulan November lalu, bantuan tahap kedua diterbangkan melalui dua pesawat kargo, yaitu Pesawat 737 800 Boeing Converted Freighter (BCF) dan Pesawat Kargo BBN Airlines Indonesia dengan membawa total Rp 31.9 Miliar bantuan kemanusiaan. Bantuan tahap kedua ini didominasi oleh obat-obatan dan barang habis pakai.

Pada bantuan kedua ini, pemerintah menggandeng beberapa pihak swasta seperti PT Paragon Technology dan Inovasi, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Indonesia Humanitarian Alliance, Kita Bisa, dsb.

Kementerian Pertahanan Republik Indonesia

Kapal Rumah Sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 adalah kapal paling baru dan terlengkap yang dimiliki oleh TNI Angkatan Laut. Kapal ini diberangkatkan untuk membantu warga Palestina.

Kapal Rumah Sakit ini membawa berbagai jenis logistik kemanusiaan sebanyak 80 truk. Selain itu, kapal ini juga memiliki 124 tempat tidur yang bisa menampung 400 pasien dalam keadaan darurat, dan 16 tenaga medis. Di samping itu, tersedia fasilitas kesehatan yang cukup lengkap dan setara dengan rumah sakit standar C di darat.

Dikabarkan bahwa Kapal Rumah Sakit KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 siap berlayar melintas samudera menuju perairan Palestina. Namun saat ini kapal masih terhambat perizinan. Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, tengah melakukan pembicaraan dengan pemerintah Mesir sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Israel.

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)

BAZNAS adalah lembaga pemerintah non struktural yang menerima dan menyalurkan zakat & infaq masyarakat secara nasional. Dari proses galang infaq yang dilakukan, terhimpun sebanyak Rp 91 Miliar dana kemanusiaan untuk Palestina.

Dalam pengelolaan dan penyaluran dana bantuan, Baznas menggunakan strategi masa darurat, pemulihan, dan pembangunan. Diketahui, BAZNAS telah mengirimkan Rp 21.2 Miliar dana yang terhimpun pada masa darurat ini.

Dalam proses pengiriman dana kemanusiaan, BAZNAS banyak bekerjasama dengan lembaga-lembaga di Mesir secara langsung. Beberapa lembaga yang dimaksudkan di antaranya adalah Mishr Al-Kheir, Bayt Zakat Wa As-Shadaqat, serta Egyptian Red Crescent Society (Hilal Ahmar Mesir).

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C)

MER-C adalah organisasi sosial kemanusiaan yang bergerak dalam bidang kegawatdaruratan medis. Organisasi ini berdiri atas dasar inisiatif mahasiswa Universitas Indonesia untuk melakukan tindakan medis pada daerah yang terjadi konflik.

Sebelumnya, MER-C adalah salah satu penggagas utama dari berdirinya Rumah Sakit Indonesia di Palestina pada 2009. Rumah Sakit ini murni dibangun berdasarkan dukungan dan donasi yang terkumpul dari masyarakat Indonesia sebesar Rp 126 Miliar. Pembangunan rumah sakit ini adalah bentuk solidaritas Indonesia untuk Palestina.

Belum lama ini, MER-C kembali digandeng oleh UII (Universitas Islam Indonesia) untuk menyalurkan bantuan ke Palestina. Bantuan sebesar Rp 500 Juta ini adalah donasi yang terkumpul dari civitas akademika UII dan donasi terbuka.

Wakaf Salman

Terhitung sudah lebih dari 100 hari, sejak pengeboman pertama yang dilakukan oleh Israel ke wilayah Gaza, Palestina. Hingga saat ini, puluhan ribu warga Palestina telah syahid, termasuk di antaranya perempuan serta anak-anak. Selama periode tersebut pula, Wakaf Salman bekerja sama dengan mitra lainnya, telah menyalurkan sejumlah bantuan untuk keberlangsungan hidup saudara-saudara kita di Palestina.

Adapun bantuan tersebut di antaranya, penyaluran bahan makanan, penyaluran makanan siap saji, penyaluran buah dan sayuran, penyaluran unit ambulans, penyaluran alat medis, penyaluran bantuan air bersih, penyaluran family kit, hingga penyaluran hygine kit.

Tidak berhenti sampai di sana, kami mengajak Sobat Wakaf sekalian untuk terus menunjukkan solidaritas bagi saudara kita di Palestina, melalui program bantuan untuk Palestina di Wakaf Salman.

Sobat Wakaf bisa memberikan bantuan terbaiknya dengan cara klik link di bawah ini!

  • Artikel
  • Palestina
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman