Beranda

Program

Kabar Wakaf

Akun

Wakaf Salman

Ada Apa di 7 Oktober?

Pada 7 Oktober 2023, dunia dikejutkan oleh apa yang terjadi di Palestina. Bukan tanpa sebab,banyak pengamat internasional sebut Operasi Banjir Al Aqsa sebagai sebuah serangan balasan yang dilakukan oleh pasukan pembebasan Palestina terhadap pendudukan Israel yang sudah terjadi selama puluhan tahun. Alhasil? Genosida pun diluncurkan Israel terhadap Palestina.

Namun peristiwa ini bukan soal mana pasukan militer yang paling kuat antara kedua pihak. Melainkan sebuah simbol perlawanan atas genosida Israel ke Palestina, terutama di Gaza, yang dampaknya masih terasa hingga sekarang (bahkan dilakukan jauh sebelum 7 Oktober 2023).

Lalu, apa saja fakta dan data yang terjadi pasca dan sebelum 7 Oktober 2023? Yuk, kita simak pembahasannya sampai habis!

Fakta & Data Mengenai Genosida Israel ke Palestina

Korban Jiwa & Cedera

Berikut beberapa angka yang sudah diverifikasi maupun dilaporkan dari otoritas Palestina, organisasi internasional, dan media:

Baca Juga: Wakaf Salman Kembali Salurkan Air Bersih untuk Palestina

Kerusakan Infrastruktur & Kehancuran Sosial

  • Lebih dari 200.000 ton bahan peledak diluncurkan ke Gaza selama dua tahun perang ini, menghancurkan rumah, fasilitas publik, sekolah, rumah sakit. Countercurrents+1
  • Sekitar 90% wilayah Gaza mengalami kerusakan berat atau kehancuran signifikan. israelpalestinenews.org+1
  • Rumah sakit hancur atau tidak berfungsi: 38 rumah sakit dan 96 klinik sudah rusak atau tidak aktif. Ambulans dan kendaraan penyelamat sipil juga jadi sasaran. israelpalestinenews.org+1

Krisis Kemanusiaan: Kelaparan, Pengungsian, Keterbatasan Bantuan

  • Penutupan perbatasan dan blokade menyebabkan bantuan kemanusiaan sangat terhambat. Truk bantuan sering tidak bisa masuk. Countercurrents
  • Ribuan orang mati karena kelaparan dan kekurangan gizi, termasuk anak-anak. Countercurrents+1
  • Banyak keluarga yang lenyap atau hancur secara total. Ada laporan bahwa 2.700 keluarga hilang semua anggota atau “wiped out” dari catatan sipil. Countercurrents+1

Kenapa Banyak yang Menyebut Ini Genosida?

Kata “genosida” muncul karena banyak unsur yang terpenuhi dalam tuduhan:

  • Penggunaan kekerasan sistematis terhadap warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak.
  • Penghancuran infrastruktur vital seperti rumah sakit, klinik, sekolah, yang bukan hanya insiden tunggal melainkan bagian dari pola operasi berskala besar.
  • Blokade dan pembatasan masuknya bantuan kemanusiaan, yang memperparah kelaparan dan penderitaan (ini dianggap sebagai senjata perang yang diarahkan ke populasi sipil).
  • Banyak organisasi internasional, serta komisi penyelidik HAM, yang mengumpulkan bukti bahwa serangan ini melampaui apa yang bisa dianggap perang biasa.

Apa yang Terjadi Sebelum 7 Oktober?

Sejak tahun 2007, Jalur Gaza berada di bawah blokade penuh Israel, baik dari sisi udara, laut, maupun darat. Blokade ini membatasi:

  • Pergerakan masyarakat,
  • Pergerakan idustri,
  • Pasokan listrik dan air,
  • bahkan Bahan makanan, obat-obatan, dan bahan bakar.

Akibatnya, Gaza menjadi seperti penjara terbuka terbesar di dunia: tempat lebih dari 2 juta orang hidup di bawah kontrol militer dan kekurangan sumber daya.

Menurut PBB, lebih dari 80% penduduk Gaza bergantung pada bantuan kemanusiaan bahkan sebelum 2023. Tingkat pengangguran mencapai hampir 50%, dan air bersih nyaris tak tersedia.

Serangan ke Masjid Al Aqsa

Dalam beberapa tahun terakhir sebelum 7 Oktober, situasi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur, terus memanas. Pasukan keamanan Israel kerap menyerbu kompleks Al-Aqsa, terutama saat bulan Ramadan. Mereka menembakkan gas air mata dan peluru karet ke jamaah yang sedang beribadah.

Bagi umat Islam di seluruh dunia, tindakan ini dianggap provokasi langsung terhadap tempat suci ketiga dalam Islam. Sepanjang tahun 2022–2023, serangan dan penangkapan warga Palestina di Tepi Barat juga meningkat. Laporan PBB menunjukkan, tahun 2022 menjadi tahun paling mematikan bagi warga Palestina sejak 2005, dengan lebih dari 230 orang tewas akibat operasi militer Israel di Tepi Barat.

Adanya Apartheid

Israel (dengan dalih ‘membangun pemukiman Yahudi) juga memperluas pemukiman ilegal di wilayah Tepi Barat dan Yerusalem Timur — wilayah yang seharusnya menjadi bagian dari negara Palestina merdeka menurut resolusi PBB.

Pemukiman ini bukan hanya bangunan, tapi dilindungi militer, dan sering menjadi sumber bentrokan. Warga Palestina diusir dari tanah mereka, sementara pemukim bersenjata justru mendapat perlindungan hukum dari pemerintah Israel.

Antara 2020 hingga 2023, ribuan rumah warga Palestina dihancurkan atas nama “izin bangunan ilegal”. Padahal, izin hampir mustahil didapat dari otoritas Israel.

Baca Juga: 3 Tokoh Dunia yang Konsisten Bela Palestina

Kesimpulannya, 7 Oktober Bukan Awal, Tapi Akibat

Jadi, 7 Oktober bukanlah awal mula perang berlangsung, melainkan akibat dari 75 tahun penjajahan dan 16 tahun blokade.

Operasi Banjir Al Aqsa muncul dari keputusasaan rakyat Gaza yang hidup di bawah tekanan terus-menerus tanpa jalan keluar politik, diplomatik, atau kemanusiaan.

Bagi mereka, itu adalah sinyal: bahwa perlawanan adalah satu-satunya suara yang tersisa ketika dunia menutup telinga.

7 Oktober dan Solidaritas Nyata

Bagi rakyat Palestina, 7 Oktober bukan cuma tanggal di kalender. Itu adalah pengingat bahwa sejak pendudukan, rumah mereka bisa digusur kapan saja, kehidupan bisa hilang secepat itu, dan bahwa mereka bertahan bukan karena pilihan, tapi karena harapan dan keteguhan.

Di Indonesia, solidaritas juga digemakan melaluil: menyuarakan, mendukung, bersedekah, ikut penggalangan dana, menyebarkan fakta agar dunia tahu apa yang terjadi.

Dengan kekuatan solidaritas, kita bisa menjadi bagian dari perjuangan rakyat Palestina. Wakaf Salman telah berikhtiar sejak bertahun-tahun lalu untuk terus menyalurkan bantuan terbaik yang Sobat Wakaf berikan melalui kami. Ada pun sejumlah bantuan yang sudah dilaksanakan di antaranya: pembangunan masjid, pembangunan sumur air bor, pengadaan unit ambulans, pemberian alat kesehatan, pemberian makanan pokok, dsb.

Mari jadi bagian dari perjuangan ini. Klik tombol di bawah sekarang!

    • Wakaf Salman
    • Wakaf Salman
    • Wakaf Salman
    • Wakaf Salman
    • Copyright © 2026 Wakaf Salman. All Rights Reserved.