3 Tips Jitu Pengembangan UMKM di Tengah Pandemi

3 Tips Jitu Pengembangan UMKM di Tengah Pandemi

By Markom Wakaf Salman

13/01/2021

3 Tips Jitu Pengembangan UMKM di Tengah Pandemi

 

Semua akan mengeluh pada waktunya. Itu bukan soal kalah atau menang dalam manajemen diri, bukan. Silakan mengeluh, tapi perlu diingat masih ada opsi lebih baik yakni memperbaiki. Hampir satu tahun kita hidup di masa pendemi yang begitu berdampak pada semua sektor. Penghasilan tak menentu, para pemilik usaha mikro kecil menengah (UMKM) mengalami penurunan permintaan, karyawan banyak yang dirumahkan, semua berdampak.

Namun jika hanya mengeluhkan keadaan, tidak akan ada hasil yang memuaskan. Apa iya dengan mengeluh, kebutuhan harian bisa tercukupi? Pasti tidak. Maka harus dipilih jalan ninja yang lebih tepat yakni memperbaiki dan mengembangkan apa yang sudah digenggam. Yuk yang sedang berbisnis, kita sama-sama kembangkan produk dan pemasarannya biar lebih dikenal dan menguntungkan. Kalau masih bingung mulai dari mana, yuk ikuti 3 cara jitu mengembangkan UMKM di tengah pandemi berikut.

Membangun relasi antar sesama pengusaha

Jika kamu sudah punya bisnis namun mentok dan tidak berkembang, artinya butuh teman untuk diskusi. Coba lebarkan sayap, cari dan membangun relasi antar sesama pengusaha. Caranya, bisa dengan mengikuti forum diskusi atau workshop tentang bisnis UMKM. Terlebih di tengah pandemi ini, banyak acara bisnis yang digelar secara virtual. Jadi ini memudahkan, cukup dari rumah dan relasi berdatangan. Keren kan?

Meningkatkan mutu pelayanan dan produk

Nah, ini yang menjadi tanggung jawab kamu dan tim untuk meningkatkan mutu pelayanan dan produk agar pelanggan betah dan bertambah. Evaluasi, jika perlu diubah, maka sesuaikan dengan kondisi dan kebiasaan masyarakat saat ini. Misal, jika bisnis kuliner biasanya pelanggan yang datang ke tempat untuk dine in, karena pandemi maka bisa diubah sistem take away dengan pelayanan super nyaman sesuai protokol kesehatan.

Memanfaatkan teknologi dan media sosial untuk penjualan produk

Di era modern ini, para pengusaha harus melek teknologi dan media sosial. Ini menjadi satu keuntungan jika bisa menguasai. Manfaatkan semua teknologi digital untuk pengembangan bisnis kamu, boleh coba e-commerce untuk menjual produk. Jual beli dan transaksi jadi mudah tanpa harus bertemu.

Agar semua berjalan lancar, manfaatkan sosial media untuk promosi. Mulai dari facebook, twitter, instagram, hingga platform TikTok yang lagi hits. Kemas iklan dengan cara yang kekinian agar menarik para calon konsumen. Bisa pakai sistem meninggalkan jejak, yakni dengan komentar di beberapa postingan akun yang memiliki followers ratusan ribu hingga jutaan. Tapi jangan terlalu sering dan harus menyesuaikan ya. Jangan sampai kamu meninggalkan komentar jualan di akun yang sedang unggah berita duka cita, musibah, dan kesedihan lainnya eh malah jualan. Kamu bisa berempati dengan ikut komentar turut berduka cita atau memberikan doa terbaik untuk mereka, jangan jualan itu tidak etis.

Nah, untuk saling support, Alhamdulillah di tahun 2021 ini Wakaf Salman ITB bersama #SahabatPenderma memiliki niat mulia melalui program bangun 1.000 UMKM untuk sama-sama berkembang dan maju. Harapannya semoga program ini berjalan dan memberikan kebermanfaatan untuk khalayak khususnya para pelaku usaha termasuk kamu yang sedang merintis bisnis di tengah pandemi. Semangat!

hukum wakaf
Artikel

Bagikan :

hukum wakaf
Artikel
Bagikan

Berita Lainnya

Contact Us

Contact Us