Wakaf Salman

Beranda

Program

Kabar Wakaf

Akun

Wakaf Salman

Wakaf Produktif, Pahala dan Manfaat Mengalir Terus Sampai Hari Kiamat

Jamaah haji yg paling beruntung di Indonesia tentu jamaah haji dari Aceh. Setiap tahun, jamaah haji dari Aceh yg jumlahnya sekitar 4688 orang itu masing masing mendapat tambahan uang saku sebesar Rp.4,8 juta dari Nazir Wakaf Baitul Asyi, yang mengelola astet wakaf Habib Bugak. Lebih dari 20 milyar dana hasil wakaf produktif diberikan kepada mereka untuk dapat menjalankan ibadah haji dengan nyaman. Kenapa hanya jamaah haji dari Aceh saja yg menerima dana kesejahteraan itu?

Tahun 1808, Habib Alwi Al Habsy memiliki mimpi untuk membangun rumah singgah bagi para jamaah haji dari Aceh. Oleh karena itu beliau mengumpulkan dana dari para donatur dan wakif agar dapat membeli sebidang tanah di sekitar Masjidil Haram. Setelah terkumpul, beliau berangkat ke Makkah naik kapal dengan membawa uang tunai wakaf untuk membeli sebidang tanah tersebut. Akhirnya tercapailah niat membeli tanah dan mengikrarkan bahwa tanah wakaf tersebut akan diperuntukkan bagi rumah singgah untuk para jamaah haji dari Aceh, atau para mahasiswa dari Asia Tenggara yg menuntut ilmu di Masjidil Haram, atau untuk fasilitas tinggal bagi masyarakat keturunan Aceh.

Untuk pembangunan rumah singgah dan penginapan, pengelola wakaf Baitul Asyi bekerjasama dengan para pengusaha dengan sistem bagi hasil. Di zaman Raja Saud bin Abdul Azis, masjidil Haram dilakukan penataan dan perluasan sehingga tanah wakaf Habib Bugak terkena pembebasan lahan dan mendapat ganti rugi yang besar alias ganti untung. Uang ganti rugi itu kemudian dibelikan tanah kembali dan bekerja sama dengan para pengusaha dibangun aset wakaf produktif berupa hotel untuk penginapan para jamaah haji dari seluruh dunia. Saat ini aset wakaf tersebut sudah tumbuh membesar dan menjadi beberapa hotel bintang lima. Aset wakaf tersebut berupa:

1. Hotel Elaf Masyair. Hotel bintang lima dengan kapasitas 650 kamar yang berada di wilayah Ajiyad Mushafi, berjarak sekitar 250 meter dari Masjidil Haram.

2. Hotel Ramadan. Hotel bintang lima dengan kapasitas 1.800 kamar, yang berada di wilayah Ajiyad Mushafi, berjarak sekitar 300 meter dari Masjidil Haram.

3. Hotel Wakaf Habib Bugak Asyi di Aziziah. Bisa menampung 750 jamaah haji, dibangun di atas luas tanah 800 meter persegi.

4. Tanah dan bangunan seluas 900 meter di Aziziah. Digunakan sebagai Kantor Wakaf Habib Bugak Asyi di Makkah.

5. Gedung di kawasan Syaikiyah yang dibeli tahun 2017 oleh Naazir Wakaf Baitul Asyi senilai 6 juta Riyal. Gedung ini dijadikan tempat tinggal warga Arab Saudi keturunan Aceh dan orang Aceh yang bermukim di Arab Saudi secara gratis, tanpa batas waktu tinggal.

Dari pengelolaan aset wakaf berupa hotel hotel tadi, Baitul Asyi mendapatkan keuntungan yg jumlahnya sangat besar. Sebagian keuntungan itulah yg dibagikan kepada para jamaah haji dari Aceh yg jumlahnya mencapai sekitar 20 milyar rupiah. Hal ini sesuai ikrar wakaf Habib Bugak dimana jamaah haji dari Aceh merupakan salah satu penerima manfaatnya. Konsep wakaf Habib Bugak ini merupakan konsep wakaf produktif, dimana diatas aset wakaf dibangun aset yg produktif yg hasilnya dapat memberi manfaat kepada para wakif dalam bentuk pahala yg mengalir terus dan para penerima manfaat seperti jamaah haji Aceh.

YPM Salman ITB saat ini sedang menyiapkan pembangunan RS Salman JIH Hospital diatas tanah wakaf seluas 16.500 m2. Rumah Sakit terdiri bangunan utama 4 lantai, luas RS 12.750 m2, terdiri 21 poliklinik dengan layanan unggulan bidang penyakit dalam, ibu dan anak, darah tinggi dan jantung. Untuk pengelolaan yg profesional YPM Salman membentuk PT Salman Global Medika dan bekerjasama dengan Rumah Sakit JIH Yogyakarta yg telah sukses mengelola rumah sakit JIH menjadi RS terbaik di Provinsi Jawa Tengah DIY.

Pada bulan Ramadhan yg penuh berkah ini, YPM Salman memberikan kesempatan kepada para donatur dan wakif yg ingin mewakafkan harta yg dicintainya untuk ikut membangun wakaf produktif RS Salman Hospital. Rumah Sakit yg akan melayani pasien dari seluruh kota kota di Jawa Barat dan Indonesia.

Semoga dengan dukungan para wakif dan jamaah seluruh Indonesia, rumah sakit Salman JIH Bandung Hospital, akan cepat terbangun dan mengalirkan manfaat dan pahala yg tiada putus putusnya kepada para wakif.

  • update
  • Literasi
  • wakaf
  • Artikel
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman
  • Wakaf Salman